Sejarah desa Sangen dan Kegiatan di bulan
Muharram
Desa Sangen berada di Kecamatan Geger Kabupaten
Madiun Jawa Timur.Tepatnya di kilometer 7.
Sejarah desa Sangen dimulai dari seseorang yang
bernama Maridin atau yang biasa disebut Eyang Raden.Desa Sangen sebenarnya
masih satu desa dengan desa Banjarsari Kecamatan Dagangan Kabupaten
Madiun.Sekitar abad ke-18 seseorang dari desa Banjarsari diberi pasan untuk
membabat hutan disebalah barat Desa Banjarsari itu.
Setelah selasai membabat hutan itu, Eyang Raden
mendapat pesan bahwa tidak ada upah, dan hutan yang dibabat itu sebagai
gantinya.Setelah hutan itu selesai dibabat, Eyang Raden menamakan Desa
Sangen.Dinamakan Desa Sangen karena Eyang Raden tidak diberi Upah atau dalam
bahasa jawa dinamakan ‘’sangu’’.
Setiap bulan muharram, di Desa Sangen selalu
diadakan kegiatan Suran.Biasanya kegiatan itu diawali dengan pengajian atau
mendoakan arwah leluhur desa.Kegiatan pengajian itu biasanya dilakukan di malam
sebelum datangnya bulan muharram.Kegiatan lainnya yaitu pementasan seni reog
Ponorogo dan syukuran yang dilakukan di hari terakhir bulan muharram.
Kegiatan itu diadakan di dekat atau area makam
Eyang Raden.Makam Eyang Raden itu biasa orang menyebutnya dengan ‘’siraman’’
atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai tepat mandi.Menurut sejarah, kata
siraman itu diambil dari suatu cerita.Dalam suatu cerita menyebutkan bahwa pada
zaman dahulu terdapat suatu tempat yang diartikan sebagai tempat pemandian.
Siraman itu adalah tempat terakhir dari cerita
tempat pemandian.Tempat yang pertama yaitu Sumber.Menurut cerita, Sumber berada
di daerah Demangan kota madiun.Sumber dulunya sebagai tempat pengambilan air.Tempat
yang kedua yaitu Pancuran.Pancuran berada di sebelah utara desa Sangen yaitu
desa Kertosari.Disetiap tempat – tempat itu pasti ada makam. Makam itu menurut
cerita disebutkan bahwa ada seseorang yang membuat tempat itu.
Konon
menurut cerita, jika pada setiap bulam muharram tidak diadakan syukuran atau
mendoakan sesepuh desa maka desa Sangan akan terkena bencana.








0 komentar:
Posting Komentar